Rabu, 11 Juni 2014

animasi tradisional

Definisi animasi tradisional
Animasi tradisional adalah teknik animasi yang paling umum dikenal sampai saat ini. Dinamakan tradisional karena teknik animasi inilah yang digunakan pada saat animasi pertama kali dikembangkan. Animasi tradisional juga sering disebut  cel animation karena teknik pengerjaanya dilakukan pada  celluloid transparent yang sekilas mirip sekali dengan tranparansi OHP yang sering kita gunakan.

Dengan berkembangnya teknologi computer, lahir teknik animasi baru yang seluruh pengerjaannya menggunakan computer yang kemudian disebut animasi
komputer atau lebih dikenal 3D animation. Untuk membedakan 3D animation yang seluruhnya dikerjakan dengan computer, cel animation kemudian yang disebut 2D animation. 

Mengapa disebut dengan animasi tradisional? 
Dinamakan tradisional karena teknik animasi inilah yang digunakan pada saat animasi pertama kali dikembangkan di televisi dan bioskop. dan semua pengerjaan dari animasi tradisional dengan  buatan tangan 

Contoh animasi tradisional
Animasi tradisional banyak menghasilkan film-film kartun (animasi kartun) untuk televisi maupun bioskop. Beberapa film kartun produksi Disney (Pinochio, Snow white and seven dwarf, cinderella, bambi, beauty and the beast, aladin, the lion king, dan lainnya), produksi Hanna Barbera (The flinstone, tom and jerry, dan lainnya) menggunakan jenis animasi ini.



Contoh animasi Tradisional

Naruto

Pinokio 

JENIS-JENIS ANIMASI TRADISIONAL

1. Thaunatrope
Ditemukan Pada tahun 1824, thaumatrope  yaitu mainan sederhana yang digunakan di era Victoria. Mainan ini berbentuk lembaran disk lingkaran kecil atau kartu dengan dua gambar yang berbeda di setiap sisinya. Kedua sisi kiri dan kanan disk atau kartu tersebut diikat dengan seutas tali. Bila cakram itu dipilin dengan tangan, maka 2 gambar muncul untuk bergabung menjadi satu gambar. Ada beragam penemu thaumatrope, antara lain Charles Babbage, Peter Roget, atau John Ayrton Paris, tetapi Paris diketahui telah menggunakan thaumatrope untuk menggambarkan satu fenomena Phi pada 1824 ke Royal College of Physicians.     
                                      
                                                                  Thaumatrope

Contoh Video Thaumatrope
             


2. Zoetrope
Zoetrope adalah perangkat yang yang menciptakan citra gambar bergerak. Dasar zoetrope diciptakan di China sekitar 180 Masehi oleh Ting Huan. Pada tahun 1834, William George Horner menciptakan zoetrope yang terbuat dari sebuah silinder dengan celah vertikal di sekitar sisi. Terdapat rangkaian gambar di sisi berlawanan dengan celah di sekitar tepi bagian dalam dari silinder. Untuk melihat ilusi gerak, Silinder diputar kemudian pengguna melihat gambar melalui celah.           

 
Zoetrope 


Contoh video Zoetrope


3. The Magic Lantern (1650)
The Magic Latern adalah sebuah awal dari pendahulu proyektor modern. Ini terdiri dari lukisan minyak tembus, lensa sederhana dan lilin atau lampu minyak. Dalam sebuah ruangan gelap, gambar akan muncul diproyeksikan ke permukaan datar yang berdekatan. Itu sering digunakan untuk memproyeksikan setan, gambar menakutkan untuk meyakinkan orang-orang bahwa mereka menyaksikan supranatural. Beberapa slide untuk lentera terkandung bagian yang bergerak yang membuat lentera ajaib contoh awal dikenal animasi diproyeksikan. Asal usul lentera sihir diperdebatkan, namun pada abad ke-15 Venesia penemu Giovanni Fontana menerbitkan sebuah ilustrasi dari sebuah perangkat yang memproyeksikan citra setan dalam bukunya Liber Instrumentorum. Yang paling awal dikenal lentera sihir yang sebenarnya biasanya dikreditkan ke Christiaan Huygens atau Athanasius Kircher .
Magic Lantern

Contoh video magic latern



4. Phenakistoscope (1831) 
Phenakistoscope adalah perangkat awal animasi. Ini diciptakan pada tahun 1831. Phenakistoscope ini terdiri dari sebuah disk dengan serangkaian gambar, digambar di jari-jari merata spasi sekitar pusat disk. Slot dipotong dari disk pada jari-jari yang sama dengan gambar, namun pada jarak yang berbeda dari pusat. Perangkat akan ditempatkan di depan cermin dan berputar. Sebagai phenakistoscope yang berputar, pemirsa akan terlihat melalui slot pada refleksi dari gambar yang hanya akan menjadi terlihat saat slot melewati mata pemirsa. Hal ini menciptakan ilusi animasi.
 Phenakistoscope

Contoh Video


5. Flip Book (1868) 

ebagai phenakistoscope yang berputar, pemirsa akan terlihat melalui slot pada refleksi dari gamDitemukan pada tahun 1868 oleh John Barnes Linnet. Flip Book adalah buku yang memiliki serial animasi gambar. cara kerjanya yaitu flip book dipegang dan kemudian dengan cepat melepaskan lembar buku satu persatu sehingga gambar dapat terlihat bergerak.


Flip Book 

contoh video



 6. Praxinoscpoe (1877) 
Praxinoscope , ditemukan oleh ilmuwan Perancis Charles-Émile Reynaud , dikombinasikan dengan desain silinder zoetrope dengan cermin tampilan phenakistoscope tersebut. Cermin yang dipasang masih di tengah ring spinning slot dan gambar sehingga gambar dapat lebih jelas terlihat tidak peduli apa radius perangkat. Reynaud juga mengembangkan versi yang lebih besar dari praxinoscope yang dapat diproyeksikan ke layar, disebut Optique Théâtre .

Praxinoscope

contoh video



Jenis animasi tradisional :
1. Animasi sel
2. Animasi Stopmotion
Yang membedakan 2 jenis animasi di atas yaitu pengeditannya. animasi sel yang diedit adalah selnya, sedangkan animasi stopmotion yang diedit adalah framenya.

Cara kerja animasi tradisional 

1) Menyiapkan ide/storyboard (script)
Script/ide disiapkan berupa gambar yang berupa sketsa dan tulisan yang diserahkan ke director animasi.

2) Voice Recording
Mempersiapkan segala musik, soundtrack, sound efek, dan suara karakter animasi yang dibuat.

3) Animatics (story reel)
Biasanya dibuat setelah soundtrack selesai dibuat, sebelum seluruh animasi selesai dikerjakan. Berisi gambar-gambar kejadian dan storyboard yang sesuai dengan adegan-adegan gambar.

4) Design and Timing
Setelah animatics selesai disetujui, maka animatics akan dikerjakan di bagian design department. Biasanya melibatkan character designers, background stylist, art director, color stylist, dan timing director. Layout meliputi: sudut penataan kamera, lighting, dan shading.

5) Animation
Animasi digambar dengan pensil berwarna di banyak kertas. Perlu diperhatikan juga detail gerakan, penyesuaian waktu, dan penyesuaian gerakan mimik muka dan mulut.

6) Background
Background digambar dengan menggunakan water color, oil paint, dan crayon.

7) Traditional ink-and-paint and camera
Setelah semua selesai digambar maka akan dilakukan transfer gambar diatas bahan yang disebut cel dan akan difoto dan diputar di kamera

8) Digital ink and paint
Pada jaman sekarang digunakan scanner dan komputer.





REFERENSI
http://www.scribd.com/doc/52648415/6/B-2-Animasi-Tradisional-Traditional-animation
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/23029/3/Chapter%20II.pdf
http://id.prmob.net/animasi/tradisional-animasi/animasi-komputer-2049391.html
http://classanimation4.blogspot.com/2013/02/animasi-tradisional.html
http://www.rezapahlevi.net/animation/98-perbedaaan-animasi-tradisional-dan-animasi-komputer


Selasa, 27 Mei 2014

tugas2-Review film spongebob squarepants the movie

Seorang animator harus mengerti dan dapat menerapkan 12 prinsip dasar animasi. Dua belas prinsip dasar animasi ini ditemukan oleh animator Disney kawakan bernama Ollie Johnston dan Frank Thomas dan ditulis ke dalam buku berjudul The Illusion of Life: Disney Animation di tahun 1981.
Ke 12 prinsip dasar animasi itu adalah   :
  1. Squash and stretch
  2. Anticipation
  3. Staging
  4. Straight ahead action and pose to pose
  5. Follow through and overlapping action
  6. Slow in and slow out
  7. Arcs
  8. Secondary action
  9. Timing
  10. Exaggeration
  11. Solid drawing
  12. Appeal
ke-12 prinsip dasar animasi itu dapat ditemukan dalam film spongebob squarepants the movie

KITA MULAI REVIEW NYA ==>


1. STAGING

Scene di atas termasuk dalam prinsip staging , saat spongebob dan patrick menghadap ke arah kiri, maka scene di sebelah kiri akan lebih luas dari scene sebelah kanan.

2.SECONDARY ACTION

 Gambar di atas termasuk secondary action , karena saat spongebob berjalan terdapat tambahan gerak yaitu tangan spongebob yang bergoyang, untuk patrick saat dia berjalan tangan nya ke depan

Gambar di atas termasuk secondary action , karena saat spongebob dan patrick jatuh dari jurang kumis buatan mereka bergerak-gerak.

3.EXAGGERATION
 
Gambar di atas termasuk dalam prinsip exaggeration, karena gerakan sponge bobo yang berlebihan saat membuka kantong .

Gambar di atas termasuk dalam prinsip exaggeration, karena perilaku sponge bobo yang berlebihan , spongebob yang dapat memegang balon busa dan patrick yang dapat bermain akrobat dengan balon.

4. ANTICIPATION
gerakan 1

gerakan 2

gambar di atas termasuk dalam prinsip anticipation, karena saat wanita itu akan menjulurkan tangan nya ke depan, dia mengambil ancang-ancang terlebih dahulu, seperti yang ditunjukkan pada gerakan 1.

5. FOLLOW THROUGH AND OVERLAPPING ACTION
gambar di atas termasuk dalam prinsip follow through and overlapping action, karena saat spongebob terbang, ketika sudah sampai atas, jubah nya tetap bergerak-gerak.

6. APPEAL
gambar 1

gambar 2

gambar 3

gambar 4

Appeal sendiri memiliki arti  kharisma, personality suatu tokoh yang terpancar hanya dengan melihat desain karakternya, misalnya seperti gambar di atas untuk gambar 1 dengan melihat  wajahnya dapat dilihat bahwa tokoh memiliki sifat bodoh, gambar 2 dan 3 dengan melihat  wajahnya dapat dilihat bahwa tokoh memiliki sifat jahat, licik dan pemarah, dan untuk gambar 4 dengan melihat  wajahnya dapat dilihat bahwa tokoh memiliki sifat baik.

7.SOLID DRAWING
gambar di atas termasuk dalam prinsip solid drawing , karena tokoh tidak berbentuk flat saja melainkan seperti memiliki bentuk, volume dan berat tubuh. Hal ini terlihat dari bentuk otot tokoh, dan tokoh memiliki  dada yang bidang

8.SLOW IN SLOW OUT

gambar di atas termasuk ke dalam prinsip slow in dan slow out, karena pada saat spongebob berputar terjadi percepatan dan perlambatan yang menyebabkan gerakan menjadi lebih natural.

9. SQUASH AND STRETCH

gambar di atas termasuk dalam prinsip squash and stretch karena tokoh berbentuk melengkung dan memberikan kesan gambar yang flexibel/ lentur tapi sekaligus mempunyai berat dan  volume

10. ARCS
Gambar di atas termasuk dalam prinsip arcs karena membentuk pola lengkung karena adanya pemberat. contoh nya saat spongebob dan patrick jatuh dari atas, mereka jatuh di ranting yang membuat ranting menjadi melengkung.

11. TIMING
gerakan sponge bob memetik gitar di atas termasuk dalam prinsip timing, karena membutuhkan perhitungan waktu untuk mengatur gerakan. sehingga gambar terlihat natural. 

12. STRAIGHT AHEAD ACTION and POSE TO POSE
gerakan1

gerakan 2

Gambar di atas termasuk dalam prinsip  straight ahead action and pose to pose karena merupakan rangkaian gerakan yang sangat jelas maksud dan tujuannya. terlihat pada busa yang ditembakkan spongebob kepada penjahat tersebut busa tersebut bergerak menuju ke mata penjahat.

Senin, 26 Mei 2014

Tugas Individu - 702012103



Sinopsis

Pada suatu hari hidup sekelompok anak – anak SD , salah satu tokoh utamanya adalah Nobita ( sang pemalas ) . Nobita mempunyai boneka yang luar biasa namanya Doraemon , dia juga mempunyai 3 teman yang berbeda yaitu Giant , Suneyo dan Shizuka .
Pada malam hari tiba – tiba nobitanian bermimpi bertemu dengan 2 pendekar yang bernama giatos dan sunemis. Mereka sedang memperebutkan untuk mendapatkan pedang platina yang berada di atas pohon. Lalu nobitanian dijadikan sebagai pembantu giatos dan sunemis. Saat giatos dan sunemis berusaha untuk naik ke atas pohon, nobitanian menemukan cara agar bisa naik ke atas pohon lebih dulu daripada giatos dan sunemis.
Akhirnya nobitanian pun sampai duluan untuk mendapatkan pedang platina, giatos dan sunemis pun iri terhadap nobitanian. Lalu giatos berusaha untuk melawan nobitanian, giatos pun kalah dan akhirnya giatos dan sunemis nurut terhadap nobitanian. Lalu 3 pendekar fantasi tersebut melakukan perjalanan ke gua naga untuk di potong kumisnya dan di bunuh dan darahnya untuk mandi agar tidak bisa mati. Lalu pendekar fantasi bertambah menjadi 1 lagi yaitu sizukaria, dia adalah putri raja yang melarikan diri karena tidak mau di jodohkan dengan pendekar platina.
Akhirnya pendekar platina mampu memotong kumis naga, tetapi nobitanian tidak tega untuk membunuh naga, tidak lama kemudian kumis naga tersebut tumbuh lagi, naga itu pun akhirnya berendam di kolam air hangat agar pendekar-pendekar fantasi itupun mandi dengan keringat naga agar bisa hidup sekali lagi. Lalu tiga pendekar fantasi dan para prajurit dari kerajaan Yumirume untuk melawan Kaisar siluman Odoromu. Satu per satu siluman melawan akhirnya kalah dengan pendekar platina. Lalu pendekar platina berhadapan langsung dengan kaisar odoromu, pendekar platina pun kalah dan mati. Tapi beruntungnya pendekar platina dapat hidup lagi, karena mandi keringat naga. Lalu bertarung lagi dengan kaisar odoromu, akhirnya pun pendekar platina mampu mengalahkan kaisar odoromu. Putri shizukaria pun mau untuk dijodohkan dengan nobitanian pendekar platina. Akhirnya mimpi itupun selesai.


Genre               : Petualang
Pengarang        : Fujiko F. Fujio
Penerbit           : Shogakukan
Penerbit Bahasa Indonesia : Elex Media Komputindo
Sutradara         : Tsutomo Shibayama
Studio animasi : Shin – ei animation
Pengisi Suara   : Doraemon (Ibu Nurhasanah) , Nobita (Ayu Puspitasari) , Shizuka (Nurul Ulfah) , Suneo (Agus Nurhasan) , Giant (Wiwied Kazao)